Join My Community at MyBloglog!
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Diri. Tampilkan semua postingan

REIKI NAQS (ISLAMIC REIKI)

Kamis, 02 Desember 2010 Label: , , , , ,
Sekilas tentang REIKI USUI (Reiki Jepang)

Reiki, sebuah kata dalam bahasa Jepang berarti kekuatan universal, atau energi Ilahi, dan merupakan sistem penyembuhan yang dianggap kebanyakan orang berasal dari Tibet . Praktik ini dipercaya telah diturunkan dari pengajaran Veda kuno, kumpulan tulisan yang diberikan pada Rishi besar (orang bijak) beberapa ribu tahun yang lalu. Teks tertua yang masih tersimpan berumur lebih dari 5.000 tahun. Reiki bukanlah agama. Walaupun praktik penyembuhan ini dikenal di semua kebudayaan di seluruh dunia, sistem ini memiliki dimensi spiritual. Reiki adalah konsep penyatuan karena sekarang ini telah diterima secara global. Reiki mengajarkan penyatuan dan harmoni. Reiki adalah harmoni dengan alam dan dapat digunakan untuk menyembuhkan pepohonan, manusia, dan binatang, dan bahkan dapat digunakan untuk membantu memurnikan dan mengharmonisasikan air dan udara. Reiki ditemukan di awal abad ke dua puluh oleh seorang Jepang bernama Mikao Usui. Di kemudian hari, dia mengembangkannya menjadi suatu sistem penyembuhan yang dia berikan pada orang lain melalui attunement (dalam bahasa Jepang disebut reiju, yang artinya "menerima energi/spirit"). Pada saat ini, sistem ini dipraktikkan oleh berjuta-juta orang di seluruh dunia.



REIKI N-AQS


Reiki N-AQS adalah varian baru dari Aliran reiki yang ada, dan tidak terkait dengan reiki dari tibet maupun Jepang. Konsep aslinya berasal dari khasanah ilmu Metafisika yang dikembangkan oleh kalangan Spiritualis Islam (TASAWUF dan THAREKAT). Yang tujuan aslinya adalah untuk mengolah spiritualitas manusia agar memperoleh Ridlo Tuhan serta mencapai derajat yang luhur baik di mata manusia maupun di mata Tuhan.

Reiki N-AQS menawarkan konsep energi metafisika dan olah spiritual versi Islam tanpa harus berkolaborasi dg JIN dan Khodam. Serta jauh dari tahayul, klenik, dan mistik. Serta bisa digunakan oleh siapa saja tanpa memandang suku, agama, dan ras.

Manfa'at Reiki N-AQS

1. Membuat Tubuh Menjadi Lebih Sehat Dan Bersih
Untuk membersihkan tubuh agar tetap sehat dan lebih bersih, praktisi dapat menggunakan energi N-AQS. Jadi, N-AQS bisa menjadi “sabun pembersih” sekaligus sumber daya tahan tubuh. Seseorang seringkali tidak merasakan dan tidak menyadari hadirnya gejala penyakit dalam tubuhnya hingga kondisinya bertambah parah bahkan terlambat ditangani. Bagaimanapun, mencegah lebih baik daripada menyembuhkan/mengobati.

2. Menyembuhkan Penyakit
Energi N-AQS sangat baik digunakan untuk menyembuhkan penyakit. Di zaman sekarang ini, di mana biaya hidup makin mahal dan harga pengobatan medis sulit terjangkau, bila seseorang memiliki kemampuan N-AQS, beban hidupnya bisa menjadi lebih ringan. Biaya pengobatan dapat diminimalkan, jika tubuh bisa lebih cepat sembuh dari penyakit. Bahkan pada banyak kasus, penyembuhan penyakit menggunakan obat-obatan memiliki banyak efek samping yang membahayakan. Nah, dengan energi N-AQS, efek tersebut dapat diminimalisasi bahkan dinetralisasi. Dalam hal ini, penyembuhan dengan metode N-AQS dapat digabungkan dengan metode medis untuk dapat saling melengkapi.

3. Melatih Lathaif Qalbu
Lathaif Qalbu merupakan Titik energi spiritualitas yang merupakan sentral dari spiritualitas seorang manusia. Energi Lathaif Qalbu yang telah terkultivasi oleh N-AQS akan memancarkan energi Kultivasi yang sangat baik untuk proses pembersihan dan pemurnian diri. Efek dari melatih Lathaif Qalbu selain pembersihan adalah munculnya kemampuan-kemampuan psikis yang sebenarnya telah ada pada diri setiap orang. Tujuan akhir dari melatih Lathaif Qalbu adalah mencapai pemurnian diri dan kesempurnaan diri sebagai manusia yang sempurna lahir bathin. Menjadi manusia luhur yang berderajat Insan Kamil.

Lathaif Qalbu berada di titik kepala jantung (Dua jari di sisi bawah agak kekiri dari puting susu). Setelah Lathaif Qalbu diaktifkan, energi Lathaif Qalbu mulai melakukan pembersihan setiap saat. Untuk membangkitkan Lathaif Qalbu dengan teknik konvensional, dibutuhkan waktu cukup lama serta latihan yang sangat berat dan rumit agar Lathaif Qalbu dapat aktif. Akan tetapi, dengan menggunakan teknik N-AQS, melatih Lathaif Qalbu menjadi sangat mudah dan hasil yang diperoleh sangat luar biasa dalam waktu yang cepat.




Nur Atomic Quark System (N-AQS)


Nur Atomic Quark System (N-AQS) adalah salah satu teknik untuk mengakses energi Kultivasi Ilahiah (Nur 'Ala Nuurin) yang memiliki energi yang sangat halus dan densitas (kepadatan) energi yang sangat tinggi hingga mencapai level quark atom. Quark Atomic merupakan partikel elementer paling dasar yang menyusun alam semesta ini.

Nur Atomic Quark System (N-AQS) meliputi semua bidang energi di alam semesta yang berada pada level Quark Atomic. Jika bola energi yang dapat diakses oleh metode Nur Atomic Quark System (N-AQS) dihitung, maka akan mencapai lebih dari 1 x 10 pangkat 25 bola energi.

Nur Atomic Quark System (N-AQS) tidak berhubungan dengan Agama atau praktek ibadah tertentu, tapi murni teknik penyembuhan alami dari energi alam semesta. Mempelajari N-AQS bahkan dapat dikatakan sebagai berkah karena mampu meningkatkan spiritualitas Praktisi dan jauh dari unsur tahayyul dan mistik.

Kesehatan Terletak di Kedua Telapak Tangan Anda ! Sejak dulu, banyak orang menyakini bahwa sentuhan tangan dapat menyembuhkan. Hal ini dapat dibuktikan misalnya saat bayi sedang gelisah, tidak dapat tidur, tindakan ibu untuk membuat bayi menjadi tenang biasanya dengan mengusap kepala bayi secara lembut sehingga membuat bayi menjadi tenang, dan tertidur. Begitupun saat orang masuk angin, kedua tangan digosokan hingga terasa hangat, lalu ditempelkan ke perut yang masuk angin, dan dalam beberapa saat, perut terasa lebih nyaman dan membaik. Sebenarnya yang dilakukan tadi adalah cara untuk menyalurkan energi alam semesta yang ada dalam diri ke bagian tubuh yang sakit tanpa kita sadari. Namun karena energi yang ada dalam tubuh jumlahnya terbatas, bila digunakan untuk menyembuhkan diri sendiri/orang lain maka energi akan terkuras dan mengakibatkan kelelahan bagi kita.

Untuk itulah dengan dibukanya kemampuan N-AQS, maka seseorang akan dapat mengakses energi alam semesta dengan lebih mudah dalam jumlah yang banyak sehingga sangat efisien untuk digunakan dalam hal penyembuhan dan untuk tujuan lainnya. Jadi reiki merupakan tehnik yang sangat alamiah yang dapat dimiliki semua orang tanpa harus menguras tenaga. Inilah yang membedakan N-AQS dengan Tenaga Dalam. Kalau tenaga dalam semakin sering digunakan maka energi semakin terkuras, tapi dengan N-AQS, semakin sering digunakan, tubuh justru semakin sehat dan bugar karena terjadi sirkulasi energi positif yang masuk dan keluar melalui Cakra-cakra yang ada dalam tubuh kita.

Kemampuan Reiki didapat melalui proses yang dinamakan inisiasi/attunement yang hanya dapat dilakukan oleh seorang Master Reiki. Dalam inisiasi, seorang Master Reiki membuka pintu keluar masuknya energi dan jalur energi pada diri seseorang dengan cara membornya kemudian menyelaraskan jalur energi yang telah terbentuk dengan vibrasi reiki. Setelah itu setiap Praktisi N-AQS secara permanent dapat mengakses Energi Semesta melalui Cakra Mahkota (ubun-ubun kepala) dan langsung bisa digunakan untuk menyembuhkan diri sendiri dan orang lain

Teknik N-AQS terbukti mampu menyembuhkan 4 (empat) lapisan tubuh manusia yaitu menyembuhkan penyakit tubuh fisik (baik ringan atau kronis seperti Tumor, Kanker, Ginjal, Diabetes, Jantung, Hepatitis, Stroke, Leukimia, HIV, Asma, Kista, Gangguan Reproduksi, dll), tubuh psikis (frustasi, gugup, khawatir, marah, dll), tubuh mental (stress, depresi, trauma, dll), dan tubuh spiritual (suka membenci, iri hati, dendam dll,) serta Membersihkan sifat dan akhlak buruk menuju transformasi psikis dan mental yang seimbang, tegar dan terkendali. Selain itu energi N-AQS dapat juga digunakan untuk Menangkal dan Mengatasi pengaruh energi negatif seperti santet, sihir, kesurupan, gangguan jin, dll.


N-AQS merupakan system kultivasi berbasis system energi Nurun 'Ala Nuurin.

Nurun 'Ala Nuurin adalah energi kultivasi yang kami warisi dari The Great Kultivator Terakhir Yaitu Nabi Muhammad SAW. Pencapaian spiritualnya adalah yang paling sempurna diantara semua kultivator. Ini dibuktikan dalam perjalanan beliau dalam Isra' Mi'raj yang mana dalam keyakinan kami, beliau bermi'raj dengan tubuh jasmani dan ruhaninya. Hal itu dimungkinkan terjadi karena tubuh jasmani beliau telah mengalami pencapaian kultivasi yang tertinggi, sehingga bisa berubah menjadi tubuh energi (Cahaya).

Nurun 'Ala Nuurin merupakan energi kultivasi. Hal ini berbeda dengan energi reiki pada umumnya yang merupakan energi natural. Karena energi Nurun 'Ala Nuurin merupakan energi kultivasi maka energi Nurun 'Ala Nuurin sangat baik digunakan untuk berkultivasi. Untuk membuat diri menjadi murni dan semakin murni, memperluas kesadaran pada multi dimensi, menyatukan diri dengan alam dan Ilahi. Diri yang murni, bebas dari kendali apapun akan memudahkan seseorang mencapai pengetahuan spiritual yang tinggi. Kebenaran itu relatif dan kebenaran yang absolut dan tertinggi adalah Tuhan itu sendiri.

Karena metode N-AQS berlandaskan System Energi Nurun 'Ala Nuurin, maka praktek tekhnis dari metode N-AQS tidak sama dengan praktek Reiki atau olah spiritual yang lain. Kami tidak menggunakan sistem meditasi Kundalini dan Chakra dalam mengolah energi kultivasi ini. Inti dari system N-AQS adalah ada pada System Energi Nurun 'Ala Nuurin itu sendiri, yang bekerja secara cerdas dan mandiri mengkultivasi praktisi.

Kultivasi sama dengan evolusi atau transformasi. Pada kupu-kupu disebut juga metamorfosis. Energi Kultivasi adalah energi natural yang berevolusi menjadi energi pemurnian. Energi kultivasi memiliki fungsi untuk memurnikan tujuh lapis tubuh manusia ; tubuh fisik, psikis, atau emosi, mental, intuisi, atma, cahaya (monade) maupun tubuh spiritual.

Apa itu Attunement?

Attunement adalah cara membuka diri untuk menerima getaran energi Ilahiah Nurun ‘Ala Nuurin yang sangat tinggi dan halus vibrasinya untuk keperluan penyembuhan pribadi. Dengan kata lain, ini adalah cara membuka jalur dalam tubuh mental, emosional, spiritual dan eterik untuk membiarkan getaran yang anda sesuaikan, membantu anda dalam proses penyembuhan anda. Attunement hanya dapat diberikan oleh Master Reiki NAQS yang resmi dan memiliki kemampuan untuk itu. Kemampuan tersebut didapat dari proses attunement Master Reiki NAQS sebelumnya. Karena itu, dapat dikatakan bahwa attunement mewakili sesuatu yang memiliki karakter energi Ilahiah Nurun ‘Ala Nuurin dari generasi ke generasi. Hal ini dapat dibuktikan dari asal usul turunan ENERGI KULTIVASI NUURUN ‘ALA NUURIN sampai ke The Great Kultivator yaitu Nabi Muhammad SAW.

Setelah anda menerima attunement dari Reiki Master, anda telah terhubung dan berharmoni dengan sumber energi Reiki sehingga anda dapat mengakses dan menyalurkan energi Reiki, juga untuk obyek lain. Proses attunement juga berarti "menghubungkan kembali" dan "mengharmonikan" manusia sebagai mikrokosmos dengan alam sebagai makrokosmos. Dalam waktu 2-4 minggu setelah menerika attunement Reiki, sistem tubuh menyesuaikan diri dengan Reiki baru yang anda terima dan menyatukannya dengan anda secara utuh dan sempurna. Anda mengalami proses penyembuhan baik secara fisik, emosional maupun spiritual. Banyak orang merasa aliran hangat dalam tubuhnya ketika Reiki membersihkan dan menyeimbangkan sistem energi baru. Kadang-kadang efek yang muncul memiliki karakter emosional dan anda dapat mengingat hal-hal yang telah anda lupakan, atu merasa santai atau menyesal, atau tidak ingin menyentuh alkohol atau rokok lagi. Ada orang yang merasa kebahagiaan mendalam ketika melakukan pelayanan religius.

Reiki memilik beberapa kelebihan dibandingkan dengan teknik penyembuhan lain,
diantaranya adalah :

* Mudah dipelajari, membutuhkan pengetahuan minimal
* Tidak memerlukan latihan fisik yang melelahkan
* Getarannya lebih halus, lebih efektif untuk penyembuhan
* Membuat penghubung kepada sumber kesulitan atau penyakit
* Energi tidak akan pernah habis dan aliran akan sesuai dengan kebutuhan
* Menyembuhkan masalah fisik, emosi, dan spiritual
* Mudah didapatkan, hanya dengan attunement selama 20 menit
* Dapat digunakan untuk membuat perlindungan
* Bersifat permanen selama tidak digunakan untuk hal-hal yang negatif
* Penyembuhan dapat dilakukan dari jarak jauh
* Energi negatif dari pasien tidak akan masuk ke dalam tubuh penyembuh
* Energi penyembuh tidak akan pernah habis
* Dapat dilakukan oleh tim penyembuh
* Energi penyembuhan dapat bertambah baik secara kuantitas maupun kualitas tiap kali menyalurkan energi
* Beberapa penyembuh dapat menggabungkan energi Reiki dengan energi lain untuk penyembuhan



Beberapa kegunaan Reiki, di antaranya adalah:

* Meningkatkan tingkat energi dan vitalitas anda
* Meningkatkan intuisi dan kedamaian
* Meningkatkan kesehatan, kualitas hidup dan pengembangan pribadi
* Mempercepat penyembuhan luka, kesulitan/penolakan, migren, asma dan banyak masalah kesehatan secara efektif.
* Mengurangi stres secara dramatis
* Mempercepat proses penyembuhan
* Mengurangi rasa sakit dan efek samping dari obat yang dimakan
* Membantu menyembuhkan penyakit, trauma dan operasi
* Menghilangkan racun dalam tubuh
* Mempercepat proses penyembuhan secara alami dengan cara mengharmonisasikan energi tubuh
* Membuat tangan anda sebagai pelengkap dokter
* Dapat digunakan untuk binatang and tumbuhan
* Memperbaiki tingkat kesesuaian dan keseimbangan seseorang
* Memperpanjang umur sel tubuh dan memperbaiki kulit



Kondisi apa yang dapat dibantu oleh Reiki?

Reiki adalah sistem alami untuk penyembuhan, mengurangi stress dan relaksasi. Sistem ini didasarkan pada keyakinan bahwa energi kehidupan atau Ki dapat dimanfaatkan dan digunakan untuk penyembuhan. Reiki menyingkirkan hambatan dalam sistem energi sehingga energi kehidupan dapat kembali mengalir dan memperbaiki keseimbangan penerima dan meningkatkan kemampuan alami tubuh untuk menyembuhkan diri sendiri. Reiki mengalir ke daerah yang paling memerlukan bantuan, bukan hanya pada gejalanya, karena itu dapat digunakan pada setiap tingkatan: fisik, mental, emosional dan spiritual.

Ketika mengikuti penyembuhan dengan cara Reiki, pasien dapat merasa lebih seimbang dan rileks atau lebih energetic dan sadar. Mereka dapat merasa lebih kreatif atau kurang emosional atau lebih tidak stress, dengan perasaan lebih baik. Reiki sangat berguna untuk mereka yang sedang menghadapi kesulitan atau tantangan dalam hidup. Luka parah dapat dibantu untuk sembuh lebih cepat tapi penyakit yang lebih kronis akan memerlukan waktu yang lebih lama. Kondisi seperti eksim, asma, alergi, sakit kepala, migren, sakit punggung, arthritis dan shok, sudah dipastikan memberikan respon yang baik terhadap Reiki. Beberapa orang melaporkan mengalami kesembuhan atau berkurang sakitnya setelah mengikuti sesi penyembuhan dan beberapa melaporkan kemudahan bergerak atau kemampuan untuk tidur dengan lebih baik. Kebaikan ini biasanya bertahan sekitar 3 sampai 10 hari dan seringkali masalahnya tidak muncul kembali.


Apa yang terjadi selama penyembuhan Reiki?

Menerima penyembuhan secara Reiki adalah proses yang sangat sederhana dan tidak mengganggu, namun sangat kuat. Para praktisi biasanya akan memberikan penjelasan singkat tentang cara penyembuhan ini dan mengajukan beberapa pertanyaan tentang riwayat kesehatan pasien. Kerahasiaan dijamin sebagai persyaratan standar etis asosiasi.

Sesi penyembuhan berlangsung sekitar satu jam dengan pasien dalam kondisi berbaring, dengan pakaian lengkap, di atas matras. Jika pasien tidak dapat berbaring, proses dapat dilakukan dalam kondisi duduk atau berdiri. Barang-barang seperti sepatu atau perhiasan biasanya dilepas. Ruangan penyembuhan biasanya hangat, bersih dan nyaman. Musik lembut, lilin dan selimut disediakan untuk menambah kenyamanan pasien. Tidak ada manipulasi karena Reiki bukanlah pijatan. Praktisi akan menyalurkan energi ke pasien melalui beberapa urutan posisi tangan di punggung dan tubuh bagian depan dan kepala. Praktisi akan menempatkan tangan pada posisi tertentu selama beberapa waktu dan lebih banyak waktu pada daerah yang lebih memerlukan. Reiki akan mengalir pada tempat yang paling dibutuhkan.


Apa yang akan saya rasakan selama proses penyembuhan?

Selama proses penyembuhan, banyak orang melaporkan sesansi seperti rasa panas, tingling, sejuk atau denyut atau melihat beberapa warna. Tapi banyak orang hanya merasakan kedamaian dan relaksasi: beberapa malah tertidur! Atau kadang proses penyembuhan dapat memberikan energi: tidak ada cara benar atau salah dalam pengalaman Reiki.


Apa yang dapat diharapkan setelah proses penyembuhan?

Segera setelah sesi Reiki, anda harus menyediakan sedikit waktu untuk kembali pada kesadaran anda. Anda dapat merasa sangat relaks sehingga anda sedikit bingung. Disarankan anda duduk sebentar dan minum.

Kemudian anda mungkin merasa bahwa tubuh anda melakukan detoksifikasi. Anda harus menambah jumlah air atau teh herbal yang anda minum supaya racun dapat dikeluarkan dengan lebih mudah. Anda juga mungkin ingin lebih banyak beristirahat. Banyak orang merasa rasa sakit berkurang dan rasa nyaman semakin dirasakan.

Anda mungkin mulai merasa lebih baik setelah sesi pertama. Jumlah dan frekwensi penyembuhan bervariasi untuk tiap-tiap orang. Secara umum, penyakit akut sembuh lebih cepat daripada penyakit kronis. Kalau penyakit anda sudah lama, anda membutuhkan proses penyembuhan lebih lama. Namun, anda bebas menentukan jenis pengobatan seperti apa yang anda inginkan.


Apakah Reiki merupakan suatu tindakan yang holistik?

Reiki sungguh holistic karena menyembuhkan keseluruhan manusia, bukan hanya gejalanya saja. Semua penyakit fisik, mental, emosional dan spiritual dapat disembuhkan. Reiki mengalir pada tempat yang paling membutuhkannya. Reiki adalah terapi yang dapat digunakan sendiri maupun sebagai pelengkap tindakan yang lain. Sangat disarankan anda tidak menghentikan pengobatan medis atau penyembuhan holistik cara apapun yang dibutuhkan, kecuali setelah anda mendiskusikannya dengan mereka.



TINGKATAN REIKI N-AQS :

LEVEL 1 : BEGINNING OF THE AWAKENING ► Healing & Spirituality
(Free Training, bisa jarak jauh via telfon)
  1. Inisiasi (Aktivasi dan Attunement System N-AQS)
  2. Meditasi (Tafakkur, Tawajjuh, Zero Mind Process)
  3. Healing (Penyembuhan untuk diri sendiri dan orang lain)

Manfaat level 1 :
1. God Oriented, Tuhan menjadi sentral kehidupannya. Karena kehadiran Tuhan betul-betul bisa dirasakan dalam kehidupannya.
2. Self Improvement, pengembangan Potensi diri & Good Behaviour Transformation (AKHLAKUL KARIMAH : IKHLAS & SABAR).
3. Healer Skill, ketrampilan menggunakan energi Reiki ...utk penyembuhan.

LEVEL 2 : TOTAL SOLUTION
(Free Training - Harus datang bertemu langsung dengan Pengasuh Majelis N-AQS)
  1. Harus sudah menguasai dasar System N-AQS (Getaran di Lathaif Qalbu telah cukup kuat serta kondisinya terjaga selama 24 jam)
  2. Penggunaan simbol Reiki N-AQS
  3. Penggunaan Bola Energi Husada
  4. Penggunaan Bola Energi Sapu Jagad

Manfaat level 2 :
1. Peningkatan energi 10 kali level 1.
2. TOTAL SOLUTION, mengatasi segala problematika kehidupan. Meraih kejaya'an dunia dan kebahagia'an akherat.
3. Mendapat izin utk menggunakan simbol reiki.
4. Mendapat izin untuk menggunakan bola energi Husada dan Sapu Jagad.
5. Penyembuhan jarak jauh dan programming.
Bonus : Ilmu Totok Jari EFT (Emotional Freedom Technic).



FOUNDER REIKI N-AQS :

Mas Eddy Sugianto Wong Gresik

Alamat : Desa Sekapuk Rt : 02 / Rw : 01
Kecamatan Ujung Pangkah
Kabupaten Gresik
JAWA TIMUR - INDONESIA

HP : 081231649477
Tlp : 031-3940577
email : semutraja@ymail.com
Facebook Profile : http://www.facebook.com/wongsedayu

WEBSITE MAJELIS NAQS :
http://majelisnaqs.blogspot.com/
http://reikinaqs.blogspot.com/
Read more

Mengaktifkan Potensi dan Kekuatan dalam Diri

Rabu, 25 Agustus 2010 Label: , ,
Dengan perjuangan dan pengorbanan kita ditempa hingga lambat laun akar kemandirian hidup tertanam. Dan dengan cinta serta cita-cita yang menjulang tinggi berharap membuahkan karya yang senantiasa menebar manfaat bagi sebanyak-banyaknya makhluk dalam pengabdian pada-Nya. Untuk semua itulah pentingnya mengaktifkan potensi dan kekuatan dalam diri, dimana elemen-elemen yang memiliki relevansi cukup tinggi dengan kadar sebuah perjuangan diantaranya keputusan beraksi dan kadar tanggung-jawab atas sikap ingin “menjadi” (to be), “mengetahui” (to know), dan “melakukan” (to do). Dalam hal tersebut nampak jelas korelasi antara tinggi-rendahnya keinginan kita untuk menjadi (to be) dan tinggi-rendahnya daya juang kita mengalahkan tantangan, antara tingggi-rendahnya keinginan untuk mengetahui (to know) dan keputusan untuk bertindak (decision to do), juga antara keinginan untuk melakukan (to do) dan kemampuan kita menjawab (tanggung jawab). Aksi seseorang tidak lahir dari pemikiran semata, tetapi lahir dari kesediaan untuk menjawab tanggung jawab atas dirinya.

Terdapat point yang bisa dicermati dan digali berkaitan dengan potensi dan kekuatan dalam diri yang dapat dimaksimalkan hingga mendekatkan diri untuk dapat menjadi generasi yang memiliki prestasi dan senantiasa turut berperan dalam proses menuju sebuah perubahan/kemajuan, diantaranya:

Spiritual power (kekuatan spiritual). Sebagai kemampuan seseorang untuk menghadapi dan memecahkan masalah yang berhubungan dengan nilai, batin, dan kejiwaan. Kekuatan ini berkaitan dengan abstraksi pada suatu hal di luar kekuatan manusia yaitu kekuatan penggerak kehidupan dan semesta. Merupakan kemampuan potensial insan manusia yang menjadikan dirinya menyadari dan menentukan makna, nilai, moral, serta cinta terhadap kekuatan yang lebih besar dan cinta kepada sesama makhluk hidup, karena merasa sebagai bagian dari keseluruhan. Sehingga membuat manusia dapat menempatkan diri dan hidup lebih positif dengan penuh kebijaksanaan, kedamaian, dan kebahagiaan yang hakiki.

Emotional power (kekuatan emosional). Kekuatan emosi merupakan salah satu aspek berpengaruh besar terhadap sikap manusia. Kata “Emosi” menunjukan bahwa kita harus menyadari bagaimana sistem saraf dan psikologis kita bekerja untuk dapat mengendalikan dan membimbingnya ke arah yang diinginkan. Kecerdasan emosi dianggap penting karena 85 persen potensi sukses seseorang lebih disebabkan oleh kecerdasan emosi tersebut. Sebuah fakta dalam transaksi jual-beli, perbedaan hasil antara penjual yang kecerdasan emosinya tinggi dengan yang rendah sangatlah mencolok. Hal ini mudah dipahami karena seorang penjual yang tidak cerdas emosinya akan memikul gangguan emosional itu dalam interaksi dengan pembeli. Sementara konsumen ketika membeli dari penjual yang tenang, menentramkan, menimbulkan simpati, dan timbul rasa suka, tentunya akan membeli dari penjual tersebut. Bagaimanapun, seorang konsumen ketika akan membeli sesuatu ada tingkat penilaian, keinginan emosional (kapan saya menginginkannya), kecerdasan (bila mereka mengetahui apa yang mereka bicarakan), dan pendekatan emosional (bila mereka ramah-tamah atau tidak memaksa).

True financial power (kekuatan keuangan). Uang bisa menjadi benteng pertahanan diri atau pun bisa menjadi lubang yang menciptakan ancaman buat keselamatan diri. Hal tersebut menuntut kita cerdas memahami fungsi dan peran uang agar uang itu mampu menjadi benteng yang kokoh buat pertahanan diri dalam setiap proses perjalanan hidup. Semua orang tahu bahwa uang yang banyak akan sangat membantu dalam memenuhi semua keinginan hidup, tetapi tidak sedikit orang gelap mata ketika melihat uang sehingga menjadikan sebuah lubang ancaman bagi keselamatan dirinya. Uang yang baik selalu berasal dari proses nilai tambah dengan integritas diri pada kejujuran dan kebenaran. Biasanya uang yang berasal dari jalan jujur dan benar ini akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk menciptakan kepercayaan diri yang tinggi dalam sikap rendah hati.

Intellectual power (kekuatan intelektual). Kedewasaan intelektual menjadi satu kekuatan pikiran yang menggambarkan potensi dan bakat manusia yang dapat digerakkan oleh kemampuan berpikir baik yang disadari maupun tidak disadari. Terkait dengan kekuatan intelektual seseorang dapat dilihat dari segi kemampuan berpikir yang logis, analisis, kreatif, dan inovatif sebagai perwujudan aktivitas otak manusia yang secara sadar melakukan proses berpikir dengan mengacu pada struktur pengkajian ilmiah.

Action power (kekuatan bertindak ). Unsur mendasar dalam melakukan sesuatu adalah kecocokan. Perbuatan asal melakukan (beraktivitas sehari-hari) sudah dijalani oleh semua orang, jadi perlunya sebuah kecocokan dari apa yang diperbuat/dijalankan dengan faktor pengetahuan dan keinginan yang disesuaikan terhadap tujuannya untuk ‘menjadi’. Untuk tindakan tersebut jelas membutuhkan rumusan tujuan (goal), sasaran (target) dan perencanaan beraksi (action plan) sehingga tidak terjebak dalam praktek yang menjadikan aktivitas sebagai tujuan.

Berharap menjadi pribadi yang lebih baik, yang mampu mensinergikan segala potensi yang telah Tuhan titipkan dengan tidak semata-mata mengejar target materi belaka, namun mampu menjadikan hidup dalam keterkaitanya dengan sesama lebih bermakna. Wallahu a’lam bissawaab.
Read more

Strategi Pemenang

Sabtu, 31 Juli 2010 Label:
Untuk menjadi pemenang, pasti kita memerlukan strategi. Coba saja kita tanyakan kepada para pemenang di bidang olah raga Michael Schumacher dari Balap Mobil, Taufik Hidayat dari Bulu Tangkis, ataupun Lance Armstrong dari Balap Sepeda yang sudah sering meraih medali emas. Selan pemenang di bidang olah raga, kita juga bisa menanyakan rahasia sukses dari para pemenang dalam perang (misalnya oleh Jendral Sudirman, Jendral S. Patton), politik (misalnya oleh: Bill Clinton, Cory Aquino, Margaret Thatcher), bisnis (misalnya oleh Michael Dell, Bill Gates), ilmu pengetahuan (oleh para pemenang hadiah Nobel). Jendral William A. Cohen dalam bukunya The Art of the Strategist merumuskan sepuluh strategi yang diterapkan oleh para pemenang. Ingin tahu strategi mereka?

DASAR STRATEGI

Menurut Cohen, ada tiga dasar yang harus diperhatikan oleh seorang pemenang.

1. Kekuatan Fisik.
Kekuatan fisik di sini adalah stamina sang pemenang dan kekuatan sumber daya yang dimiliki. Jadi, sangat penting bagi seorang pemenang untuk memiliki stamina yang kuat, karena untuk menghasilkan mahakarya di bidangnya, diperlukan kekuatan fisik yang prima. Dalam hal ini, kesehatan penting untuk dipelihara. Seorang pemimpin juga perlu ditunjang dengan sumber daya yang cukup untuk tampil sebagai pemenang: Seorang olah ragawan perlu memiliki peralatan olah raga yang diperlukan, pelatih, sparing partner, dan kesempatan untuk melatih keterampilannya dalam pertandingan persahabatan; seorang calon presiden memerlukan dana untuk berkampanye, serta tim sukses untuk membantunya menyusun taktik menang; seorang yang akan memulai bisnis memerlukan sumber daya untuk memproduksi ataupun mengadakan barang atau jasa yang akan dijualnya, serta dukungan dana serta tim yang kuat untuk menjalankan bisnisnya tersebut.

2. Kekuatan Mental.
Kekuatan fisik saja belumlah cukup untuk menyusun strategi pemenang. Calon pemenang memerlukan kekuatan mental yang mencakup kemampuan intelektual dan pengetahuan di bidang yang akan ditekuninya. Tanpa pengetahuan dan kekuatan intelektual yang cukup, akan sulit bagi seseorang untuk memasuki suatu arena, apalagi untuk memenangkannya, karena calon pemenang perlu mengenal dan memiliki pengetahuan yang dalam mengenai ” medan perang” yang akan dimasukinya. Olah ragawan perlu mengenal peraturan olah raga, peralatan olah raga, lapangan olah raga, serta para pesaing yang akan dihadapinya. Demikian juga dengan politisi dan pelaku bisnis. Keduanya perlu memiliki pengetahuan mengenai para pemain, peraturan, dan peta kekuatan di arena yang akan mereka masuki.

3. Kekuatan Moral.
Yang sangat penting untuk dimiliki oleh seorang pemenang adalah kekuatan moral. Kekuatan moral di sini mencakup sikap dan nilai-nilai spiritual yang dianutnya. Kekuatan moral ini akan menjadi pedoman bagi sang pemenang untuk menyusun strategi yang paling tepat, dan untuk tetap bertahan dan tetap memiliki semangat juang yang tinggi ketika dalam perjalanan menuju tujuan harus mengalami berbagai rintangan dan masalah.
Namun, yang selalu diingat oleh para pemenang adalah kombinasi optimal dari ketiga kekuatan ini. Menurut jendral Inggris, J.F.C. Fuller, kekuatan fisik saja tidak akan bisa memenangkan peperangan, kekuatan mental saja juga tidak bisa memenangkan peperangan, demikian juga dengan kekuatan moral saja yang tidak bisa memenangkan peperangan. Artinya penggunaan kekuatan ini secara terpisah tidak akan memenangkan peperangan. Yang dapat memenangkan peperangan adalah kekuatan dahsyat dari kombinasi optimal dari ketiga kekuatan ini (fisik, mental, dan moral).

STRATEGI PEMENANG
Kombinasi ketiga kekuatan di atas (fisik, mental, dan moral) bisa dijadikan modal dasar untuk membangun strategi pemenang berikut.

1. Miliki Tujuan dan Komitmen pada Tujuan.
Semua pemenang memiliki tujuan yang jelas dan rinci. Tujuan seperti ini akan lebih memudahkan mereka untuk mewujudkannya. Para olah ragawan yang bertanding di forum dunia memiliki tujuan untuk memecahkan rekor dunia. Sebelum berangkat mereka telah melakukan berbagai persiapan, baik fisik, mental, maupun moral. Mereka mempelajari strategi lawan dan peta kekuatan lawan, lalu mereka menyiapkan strategi bertanding yang bisa mengalahkan lawan. Mereka pun berlatih dengan komitmen tinggi setiap hari untuk mewujudkan tujuan tersebut.

2. Tumbuhkan Inisiatif.
Tujuan yang jelas dan rinci tanpa ditunjang dengan aksi tidak akan pernah terwujud. Di sinilah perlunya inisiatif untuk mulai mengambil langkah pertama, dan mempertahankan langkah-langkah selanjutnya yang dapat membawa seseorang untuk mewujudkan tujuan menang yang berkelanjutan. Seringkali kita menunda terlalu lama untuk mewujudkan aksi karena lingkungan kita yang menyuarakan keraguan, ataupun karena kita belum mendapatkan waktu yang tepat untuk melakukannya. W. Clement Stone, pelaku bisnis di bidang asuransi yang mulai dari nol sampai akhirnya memiliki perusahaan yang masuk daftar perusahaan bergengsi di Fortune 500, punya kunci untuk meng atasi ” penundaan” dan menumbuhkan inisiatif, yaitu: Lakukan sekarang!

3. Konsentrasi Sumber Daya.
Sumber daya memang terbatas, tetapi kondisi ini tidak perlu membuat hati kita ciut. Hanibal dari Chartagena dengan 20.000 pasukan berhasil mengalahkan pasukan Roma yang dipimpin oleh Terentius Varo dengan 72.000 orang. Jika dilihat dari kekuatan, tentunya Hanibal kalah jauh dibandingkan dengan musuhnya. Tetapi karena Hanibal menerapkan strategi ” konsentrasi” sumber daya di titik-titik kritis yang merupakan titik kelemahan lawan, akhirnya ia dan pasukannyalah yang berhasil tampil sebagai pemenang. Demikian pula dalam bisnis, kita perlu mengetahui kekuatan sumber daya kita, dan juga titik lemah lawan, lalu kita konsentrasikan sumber daya kita di titik di mana kita menginginkan kemenangan. Dengan demikian, kita bisa mengalahkan lawan di posisi lemah mereka.

4. Gunakan” Strategic Positioning” . 
Konsentrasi sumber daya bisa berjalan jika kita tahu posisi strategis yang akan kita luncurkan. McDonald’s memposisikan diri sebagai restoran makanan cepat saji yang bersih dan efisien dalam pelayanan. Dell Computers memposisikan diri sebagai perusahaan perakitan komputer yang melibatkan konsumen dalam proses perakitannya. Body Shop memposisikan diri sebagai perusahaan penghasil kosmetika dari bahan alami, dan bebas dari percobaan yang melibatkan binatang bernyawa. Semua perusahaan ini memilih posisi strategis yang membedakannya dari para pesaing. Titik beda ini menjadi identitas kuat bagi perusahaan di benak konsumen, sehingga lebih mudah diingat dan lebih besar kemungkinannya untuk dipilih dibandingkan dengan para pesaing di pasar yang sejenis.

5. Berikan Kejutan. 
Bill Clinton yang namanya telah tercemar dengan kasus yang menyangkut Monica Lewinsky hampir saja kalah dalam pemilihan presiden untuk masa jabatan periode kedua. Banyak pengamat yang sudah memastikan bahwa Clinton tidak akan menjabat lagi sebagai presiden. Tetapi, tim sukses Clinton melihat kekuatan Clinton di bidang yang lain. Mereka memberikan kejutan dengan memfokuskan perhatian masyarakat akan keberhasilan ekonomi Clinton. Menurut kampanye yang diluncurkan, dalam menjalankan negara, yang lebih penting adalah kemampuan untuk meningkatkan ekonomi negara, dan mensejahterakan bangsa. Ternyata strategi kejutan ini berhasil memberikan kemenangan yang kedua bagi Bill Clinton.

6. Sederhanakan Proses. 
Semakin jelas tujuan, akan semakin mudah untuk mewujudkannya. Proses untuk menuju ke tujuan juga harus mudah untuk dimengerti agar semua jajaran termasuk juga pelanggan mampu menerjemahkannya dalam tindakan yang sinergis untuk mendayung ke arah yang sama. Jika biasanya orang membeli buku harus pergi ke toko buku, melewati jalan-jalan macet, dan kesulitan untuk mendapatkan parkir, serta mencari buku di rak buku bagian penjualan, maka Amazon.com menyederhanakan proses pembelian buku. Pelanggan tinggal mengetik judul buku yang dicari, atau topik dari buku-buku yang ingin dicari, maka secara otomatis daftar buku yang tersedia berikut harga akan terlihat di layar. Buku ini pun ada berbagai jenis, ada buku bekas, buku baru versi hard cover ataupun paperback. Selain buku yang dicari, Amazon.com juga memberi alternatif buku sejenis yang mungkin juga diminati oleh pelanggan. Untuk membeli, pelanggan tinggal memasukkan nomor kartu kredit dan password, tak lama kemudian buku akan dikirim ke pelanggan. Proses yang mudah ini telah membuat perusahaan penjual buku secara online ini mengalahkan toko-toko buku besar yang sudah lama berada di pasar.

7. Siapkan secara Terus-menerus Berbagai Alternatif. 
Seringkali implementasi tidak sama persis dengan yang sudah direncanakan. Untuk itu, seorang pemenang perlu menerapkan berbagai alternatif ataupun berbagai skenario untuk menang. Jadi, jika satu skenario tidak berjalan seperti yang direncanakan, pelaku tersebut tidak panik, tetapi sudah siap dengan skenario lainnya untuk mencapai tujuan. Dalam menyiapkan berbagai alternatif, pelaku bisnis biasanya akan terpacu untuk mengantisipasi berbagai masalah yang timbul. Misalnya saja Steve Jobs ketika merintis perusahaan Apple Computer. Pada awal pendiriannya, ia mendapat berbagai tantangan dalam mengumpulkan dana. Karena ia telah menetapkan berbagai alternatif sumber pendanaan (bukan hanya dari bank), ia berhasil menuntaskan pengumpulan dana sehingga cukup untuk meluncurkan bisnis yang dirintisnya bersama mitra bisnisnya.

8. Ambil Jalan Putar Menuju Tujuan. 
Chris Zane, pendiri Zane’s Cycle, sebuah toko sepeda, harus bersaing langsung dengan toko-toko besar yang juga menawarkan sepeda, seperti Wal-Mart, K-Mart dan raksasa pertokoan lainnya. Karena menyadari bahwa ia tidak bisa langsung bersaing dengan para raksasa tersebut, Zane mengambil jalan memutar untuk mencapai tujuannya, yaitu dengan menawarkan layanan pelanggan yang prima (cepat, ramah, dengan garansi yang lebih lama). Strategi memutar (tidak bersaing secara langsung) ini akhirnya membuahkan hasil. Pelanggan mulai percaya dan beralih ke Zane’s Cycle karena layanan yang prima (dengan harga sama, tapi banyak keuntungan tambahan yang bisa diperoleh: garansi lebih lama, layanan lebih cepat, dan pelayanan yang lebih istimewa dari para karyawan).

9. Terapkan Waktu dan Prioritas.
Perencanaan dan penerapan strategi ibaratnya seperti menyiapkan resep untuk sebuah masakan. Ada rumusan yang harus diikuti: ada bahan yang harus dimasukkan terlebih dulu sebelum bahan masakan lainnya (ada prioritas). Tetapi juga ada waktu yang perlu diperhatikan. Jika masakan terlalu lama disiapkan, maka bisa gagal, demikian pula jika masakan terlalu cepat disiapkan, kegagalan juga bisa terjadi. Demikian juga dengan kegiatan bisnis, ataupun kegiatan lain yang membutuhkan perencanaan dan prioritas. Untuk mengetahui waktu yang tepat dan prioritas yang paling pas bagi sebuah perusahaan, diperlukan pertimbangan yang matang, pengamatan lapangan yang cermat, dan kesadaran dan pengetahuan atas kemampuan diri serta kemampuan pesaing, selain tujuan yang jelas.

10. Manfaatkan Sukses secara Optimal.
Setelah sukses diraih, sang pemenang tidak bisa lalu langsung merasa puas. Jika sang pemenang ingin mempertahankan kemenangannya, ia perlu senantiasa me-review strategi yang telah ditetapkan dengan tetap memandang pada tujuan utama (kemenangan). Hal ini perlu diperhatikan karena lingkungan berubahan, peta kekuatan juga berubah, sumber daya berubah, dan teknologi juga berubah. Dengan tetap memandang pada tujuan, sang pemenang perlu memperbaharui diri untuk mengantisipasi perubahan yang terjadi di lingkungannya agar tidak terlibas oleh perubahan tersebut. Sang pemenang harus berhati-hati untuk tidak menerapkan strategi yang selalu sama dengan strategi yang pertama kali ia gunakan untuk meraih sukses, karena kondisi yang dihadapi telah berubah, selain itu juga pesaing biasanya sudah mempelajari startegi sukses sang pemenang. Jadi, perlu kreativitas dan kejelian untuk menerapkan strategi yang senantiasa baru dan segar.

Anda ingin jadi pemenang di bidang yang Anda tekuni? Jangan lupa tiga dasar strategi yang perlu Anda raih (kekuatan fisik, mental, dan moral), serta 10 strategi pemenang yang perlu diterapkan dan disesuaikan dengan kondisi yang Anda hadapi. Selamat berjuang untuk meraih kemenangan.
Read more

Bagaimana Cara Anda Menyelesaikan Masalah?

Kamis, 08 Juli 2010 Label:
Dua pendekatan dalam melihat suatu masalah
Dalam pengalaman saya bekerja dan berinteraksi dengan banyak orang, saya amati ada dua tipe orang dalam menghadapi masalah atau problem, baik di pekerjaan maupun kehidupan sosial. Dua tipe ini adalah reactive (bereaksi begitu masalah datang) dan receptive (mau menerima masalah).

Pendekatan Reactive

Mereka yang reactive biasanya melihat suatu masalah sebagai ancaman. Entah ancaman terhadap karirnya, bisnisnya, keluarganya, dan sebagainya. Dalam kelompok ini Anda mencari solusi terhadap masalah dengan menggunakan pendekatan logis dan tradisional. Ciri-cirinya:

* Begitu masalah datang Anda cenderung segera mencari cara apapun untuk mengatasinya.
* Masalah dilihat sebagai faktor penghambat perkembangan diri.
* Anda akan segera menyusun strategi untuk menghadapi masalah
* Karena masalah dilihat sebagai ancaman, dia akan mendominasi pikiran dan cenderung menyebabkan kecemasan dan stress.

Apabila Anda bekerja di perusahaan, barangkali Anda pernah diminta untuk memimpin suatu proyek dimana Anda bertanggung jawab untuk mencapai target tertentu. Disini Anda dihadapkan dengan situasi yang membutuhkan analisa, justifikasi, dan pemikiran logis dalan menghadapi tantangan atau masalah yang muncul. Anda akan berada dalam kondisi tertekan untuk memenuhi deadline. Bisa ditebak, Anda akan cenderung menggunakan pendekatan reaktif dalam menyelesaikan persoalan.

Pendekatan Receptive

Pendekatan ini biasanya dipraktekkan oleh mereka yang sudah menyadari bahwa masalah bukanlah ancaman tetapi justru konsekuensi yang timbul dari suatu kondisi yang kita ciptakan. Oleh karena itu kita mempunyai kekuatan untuk mengubah kondisi tersebut dari dalam diri sendiri. Anda mau menerima masalah dan pada saat yang sama membuat solusinya.Ciri-cirinya:

Ketika masalah datang, Anda mengenalinya dan menggunakan pendekatan:

* Masalah merupakan kebalikan dari solusi. Ketika masalah muncul, Anda percaya saat itu juga bahwa solusinya sudah ada.
* Anda fokus kepada solusi dari persoalan yang timbul, bukan pada penyebab dari masalah itu. Dengan demikian Anda mengambil alih kontrol dari dalam diri Anda sendiri, bukannya dikendalikan oleh keadaan di luar.
* Masalah merupakan kesempatan untuk pengembangan diri. Anda melihatnya sebagai peluang untuk meciptakan realitas positif dalam hidup Anda.

Mau menerima masalah bukan berarti berdiam diri. Anda tidak ”kebakaran jenggot” tetapi mengenali masalah itu dengan tenang dan membuat diri Anda responsif terhadap semua yang Anda perlukan untuk mengundang solusi.

Contoh yang paling sederhana adalah ketika pasangan yang Anda cintai (misalnya istri, suami, atau pacar) sedang ngambek karena masalah sepele. Dengan pendekatan reactive, Anda hanya akan memperburuk keadaan dengan bertanya-tanya kenapa dia harus ngambek, menganalisa penyebabnya dan merasa kondisi ini akan mengancam keharmonisan hubungan Anda dengannya. Bukannya solusi yang didapat tetapi justru kecemasan dan kekhawatiran.

Dengan pendekatan receptive, Anda menerima dan menyadari bahwa pasangan Anda sedang marah. Anda fokuskan energi Anda untuk menciptakan kasih sayang yang pada dasarnya merupakan lawan dari kemarahan. Anda tidak larut terbawa suasana – mencoba mencari jawaban dari analisa kenapa dia jadi marah – tetapi mengambil alih kendali dari dalam diri sendiri, tetap berpikir tenang, dan menunjukan sikap positif dalam perilaku Anda. Anda akan rasakan bahwa berada dalam situasi ini justru membuat diri Anda berkembang. Anda membuat kualitas positif dari diri Anda muncul ke permukaan dan sudah menjadi hukum alam dengan bersikap seperti ini pasangan Anda niscaya akan berubah dari marah menjadi cinta.

Pendekatan receptive ini bisa Anda praktekkan di kehidupan bisnis, rumah tangga, dan sosial. Intinya Anda membangun keyakinan bahwa masalah tidaklah nyata sehingga Anda tidak merasa terbebani. Latih diri Anda untuk tidak reaktif ketika suatu masalah muncul. Fokuskan diri Anda pada lawan dari masalah, yaitu solusi, untuk menemukan kendali dan bukannya larut dalam masalah itu.

@www.pengembangandiri.com/articles/30/1/Bagaimana-Cara-Anda-Menyelesaikan-Masalah/Page1.html
Read more
 
Blog SIEF © 2010 | Designed by Blogger Hacks | Blogger Template by ColorizeTemplates